Seseorang bertanya kepada Joan of Arc. Mengapa Tuhan berbicara hanya kepadanya. Ia menjawab, “Tuan, anda salah. Tuhan berbicara kepada semua orang. Saya hanya mendengarkannya.”
Christianty without discipleship is always christianity without Christ (Dietrich Bonhoeffer)
Kamis, 30 April 2009
KUASA KEHENINGAN
Seseorang bertanya kepada Joan of Arc. Mengapa Tuhan berbicara hanya kepadanya. Ia menjawab, “Tuan, anda salah. Tuhan berbicara kepada semua orang. Saya hanya mendengarkannya.”
TELADAN ADALAH MODAL
Kamis, 16 April 2009
KRISTUS YANG HADIR
5 Ujilah dirimu sendiri, apakah kamu tetap tegak di dalam iman. Selidikilah dirimu! Apakah kamu tidak yakin akan dirimu, bahwa Kristus Yesus ada di dalam diri kamu? Sebab jika tidak demikian, kamu tidak tahan uji.
Jumat, 10 April 2009
SEBESAR APAKAH KASIHNYA?
Yoh 3:16
Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.
33 Siapakah yang akan menggugat orang-orang pilihan Allah? Allah, yang membenarkan mereka? Siapakah yang akan menghukum mereka?
19 dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah.
Berdoalah kepada Roh Kudus untuk mencelikan mata hati kita sehingga dapat melihat KEBESARAN DARI KASIHNYA dalam hidup kita.
Rabu, 08 April 2009
BERONTAK DARI DOMINASI IBLIS
11 Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis;
Adalah keinginan dan kehendak Tuhan untuk kita ini kuat. Masalahnya adalah bagaimana untuk kita menjadi kuat? Tuhan sebenarnya sudah membekali setiap kehidupan orang percaya dengan senjata yang sangat lengkap dan canggih. Masalahnya kita salah menterjemahkan Kel 14:14. Karena pemahaman yang salah, maka membuat kita menjadi orang percaya yang bermental pasif.
Kel 14:14
14 TUHAN akan berperang untuk kamu, dan kamu akan diam saja."
Apakah Firman Tuhan diatas salah? Jawabanya adalah tidak. Masalahnya adalah ayat ini tidak dapat diterapkan dalam semua kasus dalam kehidupan kita. Ada waktunya dimana Tuhan yang berperang ganti bangsa Isreal, tetapi ada waktunya bangsa Israel diperintahkan untuk maju berperang menghadapi musuh-musuhnya dan Tuhan menyertai mereka.
Ternyata kunci untuk menjadi kuat terletak pada Ef 6:10-11, dalam terjemahan the Message diterjemahkan dengan kalimat: God is strong, and he wants you strong. So take everything the Master has set out for you.
Ketidak tahuan dan Kemalasan kita dalam mempergunakan atau memanfaatkan semua fasilitas yang Tuhan berikanlah yang menjadi faktor utama dari kehidupan yang dipenuhi dengan kekalahan.
Sebagai akibat tidak mempergunakan selengkap senjata Allah dalam keseharian kita (bukan hanya pada hari-hari tertentu saja), maka kita tidak dapat bertahan dari serangan si iblis. Tidak sedikit kehidupan orang percaya yang diporak porandakan oleh pekerjaan iblis. Kita menjadi tertekan dan depresi.
Rick Joyner dalam bukunya Pencarian Terakhir menuliskan penglihatan yang dilihatnya dalam alam roh:
Di belakang divisi-divisi pertama berbaris banyak sekali orang Kristen lainnya yang merupakan tawanan pasukan ini. Mereka semua terluka dan dikawal oleh roh-roh jahat ecil yang bernama Takut. Kelihatannya lebih banyak jumlah tawanan daripada jumlah roh-roh jahat di pasukan itu. Yang mengherankan, para tawanan itu masih memiliki pedang dan perisai mereka, tetapi tidak menggunakannya. Sungguh mengejutkan melihat begitu banyak yang ditawan oleh bgitu sedikit roh-roh Takut yang kecil ini. Apabila orang Kristen yang ditawan oleh roh-roh jahat ini mempergunakan senjata mereka, dengan mudah mereka dapat membebaskan diri mereka, bahkan kemungkinan dapat menimbulkan kekalahan besar bagi seluruh pasukan musuh. Namun yang terjadi sebaliknya mereka ikut barisan dengan patuh.
Ini waktunya kita "memberontak" terhadap dominasi iblis dalam kehidupan kita dengan mengambil keputusan untuk bangkit bagi Tuhan dan mulai mempergunakan semua selengkap senjata Allah.
Kol 2:15
15 Ia telah melucuti pemerintah-pemerintah dan penguasa-penguasa dan menjadikan mereka tontonan umum dalam kemenangan-Nya atas mereka.
Kata Melucuti dalam bahasa aslinya:
Kata : apek-duomai apekduomai (Pengucapan: ap-ek-doo’-om-ahee)
Definisi Inggris:
1) wholly put off from one’s self
1a) denoting separation from what is put off
2) wholly to strip off for one’s self (for one’s own advantage)
3) despoil, disarm
Bukankah sesungguhnya dan seharusnya iblislah yang terintimidasi oleh kita? Bayangkan senjatanya hanyalah intimidasi yang berasal dari tipu muslihat. Dia adalah pribadi yang begitu licik, dia sangat lihay dalam mengolah sebuah dusta sehingga begitu terlihat sebagai sebuah kebenaran. Berapa lama lagi kita membiarkan dia mendominasi kehidupan kita dengan semua tipu muslihatnya? Ini waktunya kita patahkan dominasi iblis atas kehidupan ini. Bangkitlah para pahlawan!
Selasa, 07 April 2009
BERDOA TANPA MOOD
RA Torrey dalam bukunya How To Pray menulis sesuatu yang sangat memberkati:
Seringkali bila kita datang kepada Allah di dalam doa, kita tidak merasa suka berdoa.
Apakah sebaiknya diperbuat di dalam keadaan demikian?
Berhenti berdoa sampai kita tidak merasakan perasaan seperti itu? Sama sekali jangan!
Bila kita merasa semata-mata tidak suka berdoa, justru waktu itulah kita paling membutuhkan berdoa. Baiklah kita menunggu dengan tenang di hadapan Allah dan mengatakan kepadaNya betapa keadaan hati kita yang dingin dan tak mampu berdoa, dan mengharap pada Roh Kudus untuk memanaskan hati kita, maka api dari Roh Kudus akan memenuhi hati kita dan mendorong kita kedalam doa. Tak lama kemudian kita mulai berdoa dengan hati leluasa, terpimpin, bersungguh-sungguh dan berkuasa.
Kebanyakan dari doa-doa yang penuh berkat, yang saya alami ialah doa-doa yang mulai dengan perasaan mati sama sekali dan tak mampu berdoa; tetapi di dalam keadaanku yang celaka dan dingin itu, saya telah menundukan diriku kepada Allah dan mengharap Roh Kudus untuk menolong saya di dalam berdoa dan Dia mengabulkan permintaanku.
Jangan biarkan mood (perasaan) kita menjadi penghalang untuk kita menikmati persekutuan yang intim dengan Roh Kudus. Ingat! Roh Kudus hanya sejauh doa.... Taklukan perasaanmu dan mulai menghampiri tahta kasih karuniaNya. Sebab disanalah kita akan menemukan Rakhmat dan Kasih KaruniaNya. Selamat berdoa tanpa mood!